Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Selvim kaplet 10 mg

Selvim kaplet 10 mg 01 Selvim kaplet 10 mg 02 Selvim kaplet 10 mg 03 Selvim kaplet 10 mg 04
Rp 7.544,- Rp 7.544,- Harus Pakai Resep Dokter
Ringkas: - Golongan: diharuskan menggunakan resep dokter. - Kemasan: 1 box isi 5 strip @ 10 kaplet (10 mg) - Produsen: Ifars Pharmaceutical Laboratories Deskripsi Obat: Selvim adalah obat untuk menangani penyakit jantung koroner dan hiperkolesterolemia. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Selvim mengandung zat aktif simvastatin. Indikasi Obat:
  • Terapi dengan lipid-altering agents dapat dipertimbangkan penggunaannya pada individu yang mengalami peningkatan resiko aterosklerosis vaskuler yang disebabkan oleh hiperkolesterolemia.
  • Penyakit jantung koroner dan hiperkolesterolemia:
    1. Mengurangi resiko mortalitas total dengan mengurangi kematian akibat penyakit koroner.
    2. Mengurangi resiko infark miokard.
    3. Mengurangi resiko pada pasien yang menjalani prosedur operasi revaskularisasi miokardial.
  • Hiperkolesterolemia:
    1. Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL pada penderita hiperkolesterolemia.
Komposisi Obat: Simvastatin 10 mg Dosis Obat: Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter - Dosis awal: 5-10 mg/hari - Pasien hiperkolesterolemia ringan sampai sedang: 5 mg/hari - Penyesuaian dosis dilakukan dengan interval 4 minggu sampai dengan maksimal 40 mg/hari. Aturan Pakai Obat: Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Efek Samping Obat:
  • Neurologi:
    1. Disfungsi saraf kranial tertentu.
    2. Tremor
    3. Pusing.
    4. Pusing berputar (vertigo)
    5. Hilang ingatan.
    6. Sensasi kesemutan, menggelitik, menusuk-nusuk, atau pembakaran kulit seseorang tanpa efek fisik jangka panjang yang jelas (parestesia).
    7. Neuropati perifer.
    8. Kelumpuhan saraf periferal.
  • Reaksi hipersensitif:
    1. Reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian (anafilaksis).
    2. Pembengkakan yang seringkali terjadi akibat reaksi alergi (angioedema).
    3. Kondisi saat trombosit rendah (trombositopenia).
    4. Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia)
    5. Anemia hemolitik.
  • Gastrointestinal:
    1. Takut akan kegemukan (anoreksia).
    2. Muntah
  • Kulit:
    1. Kerontokan rambut yang disebabkan oleh serangan sistem imunitas tubuh sendiri (alopecia).
    2. Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang (pruritus).
  • Reproduksi:
    1. Pembesaran jaringan kelenjar payudara yang terjadi pada pria (ginekomastia).
    2. Kehilangan libido.
    3. Disfungsi ereksi.
  • Mata:
    1. Mempercepat terjadinya katarak.
    2. Kondisi kelemahan atau kelumpuhan otot mata (optalmoplegia).
Jangan dikonsumsi pada (Kontraindikasi): - Hipersensitif terhadap simvastatin atau komponen obat. - Penyakit hati atau peningkatan transaminase serum yang menetap yang tidak jelas penyebabnya. - Wanita hamil dan menyusui. Perhatian kHusus: - Pasien alkoholisme. - Pasien dengan riwayat penyakit hati. - Terapi dengan simvastatin harus dihentikan sementara atau tidak dilanjutkan pada penderita dengan miopati akut dan parah. - Anak-anak dan remaja. Jangan Digunakan Bersamaan Dengan Obat (Interaksi Obat): - Immunosupresan. - Itraconazole. - Gemfibrozil. - Niacin. - Erythromycin. - Cumarin. - Antipirin. - Propanolol. - Digoxin.
Pesan Sekarang

Berlangganan via Email