Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Penyakit Takikardia, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

Plaza Obat, Baru-baru ini penyakit Takikardia menjadi trending di Internet. Itu karena ada salah satu artis yang terkena penyakit ini. Lalu sebenarnya apa itu penyakit takikardia? Apa gejala dan penyebab dan bagaimana cara mengobatinya?

Mungkin bagi kamu yang belum tau, penyakit ini berhubungan dengan detak jantung kamu. Ternyata detak jantung itu memiliki makna kesehatan bagi seseorang. Memiliki detak yang jantung yang berlebihan atau kurang dari normal ternyata tidak sehat lho.

Yuk simak lebih dalam mengenai penyakit Takikardia ini.

Apa Itu Penyakit Takikardia?

Takikardia adalah penyakit dimana kondisi denyut jantung melebihi dari normal dalam keadaan istirahat. Batas normal orang dewasa untuk denyut jantung yaitu sekitar 60 sampai 100 denyut jantung ketika beristirahat.

Apabila seseorang terkena penyakit takikardia akan memiliki detak jantung diatas 100 kali per menit. Hal ini bisa mengakibatkan jantung tidak bekerja dengan baik, bahkan aliran darah pun bisa berkurang.

Indikasi Takikardia

Indikasi penyakit takirkardia bisa dirasakan adanya dengan detak jantung yang meningkat, bisa pada ruang jantung bawah, ruang jantung atas, atau bahkan keduanya. 

Detak jantung dikontrol oleh sinyal elektrik yang akan dikirim pada jaringan jantung. Apabila produksi sinyal elektrik meningkat, maka akan menimbulkan detak jantung yang meningkat dan menimbulkan takikardia.

Tak jarang takikardia ini, menimbulkan komplikasi penyakit yang lainnya. Berikut beberapa komplikasi yang disebabkan oleh Takikardia.

  • Gagal jantung
  • Stroke
  • Sering pingsan
  • Kematian yang mendadak

Gejala Takikardia

Berikut beberapa gejala takikardia secara umum. Gejala ini tergantung kondisi imunitas dari orang yang terkena tersebut. Bahkan apabila imun tubuh sedang bagus, gejala takikardia nyaris tidak bisa dilihat atau dirasakan.

  1. Nyeri pada dada
  2. Jantung berdebar
  3. Pingsan
  4. Merasa lelah
  5. Merasa kebingungan
  6. Detak jantung meningkat
  7. Sesak napas
  8. Pusing
  9. Hipotensi
  10. Kepala terasa ringan

Penyebab Takikardia

Berikut beberapa penyebab penyakit takikardia

  1. Merokok
  2. Hipertiroidisme
  3. Konsumsi minuman keras dan kafein terlalu banyak
  4. Rusaknya jaringan jantung akibat penyakit jantung
  5. Anemia
  6. Tekanan darah tinggi
  7. Demam
  8. Latiha fisik yang abnormal
  9. Demam
  10. Efek samping dari pengobatan
  11. Stress
  12. Tidak seimbangnya elektrolit dalam tubuh

Jenis Takikardia

Ada beberapa jenis takikardia, dimana kondisi detak jantung yang meningkat secara tiba-tiba. Berikut beberapa jenis dari penyakit Takikardia

Sinus Takikardia

Mungkin ini masih bisa dikatakan normal, karena sinus takikardia merupakan meningkatknya detak jantung ketika berolahraga, takut dan cemas.

Sinus Takikardia dianggap tidak berbahaya, karena detak jantung kembali normal saat beristirahat.

Supraventikular Takikardia (SVT)

Supraventikular Takikardia adalah meningkatkan detak jantung pada ruangan atas jantung. Sebagian besar penyakit ini dialami oleh anak-anak dan perempuan.

Penyakit takikardia jenis supraventikular ini pun, gejalanya hampir tidak terlihat. Pada kasus yang ekstrim akibat takirdia jenis ini, bisa mengakibatkan kesadaran diri hingga serangan jantung.

Ventrikel Takikardia

Adanya masalah sinyal listrik pada jantung yang berakibat naiknya detak jantung secara mendadak. Ventrikel Takirkadia ini pun merupakan penyakit yang paling berbahaya.

Pada umumnya jenis takikardia ini merupakan penyebab utama kematian akibat serangan jantung.

Pengobatan Penyakit Takikardia

Apabila seseorang mengalami detak jantung yang meningkat secara mendadak. Maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Dokter pun akan menindaklanjuti penyakit takikardia sesuai dengan penyebabnya.

Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengobati Takikardia.

Manuver Vagal

Manuver vagal merupakan tindakan menekan daerah sekitar leher yaitu menekan saraf vagus. Dengan melakukan penekanan saraf vagus bisa memperlambat detak pada jantung.

Pemberian Obat

Tahap selanjutnya yaitu memberikan obat untuk menormalkan kembali detak jantung. Salah satu contohnya yaitu obat antiaritmia.

Kardioversi

Kardioversi merupakan pemberian sengatan listrik pada jantung. Aliran listrik ini berfungsi untuk mempengaruhi implus listrik pada jantung yang bisa menormalkan kembali detak jantung.

Ablasi Kateter

Metode pengobatan ini yaitu memasukan kateter kedalam lengan, leher atau pangkal paha dan mengarahkannya ke Jantung. Elektorda yang terdapat pada ujung kateter akan menghancurkan sinyal listrik yang rusak pada jantung.

Alat Pacu Jantung

Metode selanjutnya yaitu dengan memasang alat pacu jantung untuk menormalkan kembali irama denyut jantung. Alat pacu jantung ini bisa ditanam dibawah kulit dekat dengan jantung. Alat ini nantinya akan memancarkan gelombang elektrik yang bisa menormalkan kembali detak jantung.

Implantable Jantung

Ketika takikardia yang dialami sesorang dan mengancam nyawa orang tersebut, maka salah satu pengobatannya yaitu dengan memasang implan. Implan ini bertugas untuk memonitor detak pada jantung.

Pembedahan

Metode yang terakhir yaitu dengan melakukan pembedahan. Pembedahan dilakukan untuk menghilangkan jalur listrik yang bisa memicu takikardia.

Pencegahan Takikardia

  1. Berhenti merokok;
  2. Kontrol konsumsi minuman beralkohol dan yang mengandung kafein;
  3. Menjaga berat badan, tingkat kolesterol dan tekanan darah yang normal;
  4. Selalu berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat;
  5. Hindari penggunaan narkoba;
  6. Berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan bebas, dan pastikan disesuaikan dengan petunjuk pemakaian;
  7. Upayakan agar pikiran tidak stres; dan
  8. Periksa kesehatan secara rutin dan laporkan setiap gejala yang timbul pada dokter.

Post a Comment for "Apa Itu Penyakit Takikardia, Penyebab Dan Cara Mengobatinya"

Berlangganan via Email