Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Usir Stress Lewat Media Sosial

Lagi Stress? Usir Lewat Media Sosial Yuk! Stress kadang seperti jelangkung. Datang tak dijemput pulang tak diantar. Kondisi ini sering datang tiba-tiba, namun tak jarang menghilang tanpa sebab. Pernah mengalami stress dan susah untuk mengusirnya?

Stress tak hanya menyerang kalangan orang dewasa. ABG dan remaja pun sering mengalami stress. Entah karena pendidikan, tekanan orangtua dan keluarga, ataupun soal asmara.

Cara Usir Stress Lewat Media Sosial

Nah, bagi Anda sering stress dan pusing memikirkan bagaimana cara mengusirnya, coba baca ulasan ini hingga selesai. Mungkin bisa membantu kegalauan Anda.

Usir Stress Dengan Facebook

Facebook konon telah memiliki 800 juta rakyat. Coba kita berandai-andai. Dari 800 juta pengguna tersebut, berapa persen yang sedang stress? Anda tidak sendiri. Stress adalah kondisi yang wajar. Pasti ada satu dari sekian ratus juta rakyat Facebook yang sedang stress.

Coba tuliskan kekesalan Anda di-updates status Facebook. Apa yang mengakibatkan Anda stress. Jangan malu atau ragu. Tulis saja apa adanya. Tak jarang orang yang mengomentari status tersebut akan memberikan solusi dan jalan keluar. Namun jangan menuliskan hal yang bersifat pribadi serta personal.

Facebook bukan hanya sekadar jejaring pertemanan. Media sosial ini kaya manfaat. Coba Anda cari kesibukan baru di Facbook. Bisa menelusuri komunitas baru, grup baru, kesukaan (like) baru, atau hanya sekadar berkomentar di status orang lain. Cari ini cukup ampuh dalam mengalihkan stress.

Tekanan yang berat, dapat menimbulkan stress. Coba usir sesuatu yang menekan kepala itu. Tendang dari pikiran Anda. Cari hiburan untuk merilekskannya. Di Facebook banyak tersedia game. Mangapa Anda tak memainkannya? Terlebih game ini memiliki kemampuan online. Dengan demikian Anda dapat bermain bersama teman-teman Facebook dalam satu waktu.

Ajak teman Anda. Undang mereka untuk bergabung. Dari aktivitas ini bukan tak mungkin stress lambat laun makin berkurang dan berangsur hilang.

Kicaukan Stress Di Twitter

Kicau Anda di Twitter saat stress mungkin akan makin kacau. Namun tak mengapa. Asal tak menyinggung perasaan orang lain. Pengguna lain pasti juga tak keberatan membaca tweet ‘sampah’ yang membanjiri timeline mereka. Namun bukan tak mungkin followers Anda akan tergugah setelah membacanya.

Imbasnya, mereka pasti akan membalas tweet-tweet tersebut. Bisa saja mention ke Anda adalah solusi dari kondisi stress yang tengah dialami. Di twitterland banyak sekali aktivitas. Banyak sekali kegiatan menarik meski hanya tersemat dalam 140 karakter. Ini bisa digunakan sebagai media untuk mengusir stress.

Misalnya saja kuis, plesetan, tebak-tebakkan, pantun, main peribahasa, dan lain sebagainya. Mengapa Anda tak ikut turut serta? Ikuti pelbagai agenda tersebut. Aktiflah di dalamnya. Stress tersebut lambat laun akan memudar ketika Anda menikmatinya.

Serupa dengan Facebook, Twitter memiliki banyak pengguna. Konon kini manusia yang berkicau di dunia rancauan ini mencapai 150 juta jiwa. Pasti ada satu dari mereka yang stress bukan? Anda tidak sendirian. Cari user Twitter yang sedang stress. Bagaimana caranya? Kenal pun tidak! Gunakan menu search. Tulis kata kunci ‘stress’. Di hasil penelusuran akan tertampil pelbagai tweets yang mengandung kata kunci stress.

Jika sudah ketemu, balas tweet tersebut. Ceritakan pengalaman stress Anda. Tulis apa yang mengakibatkan Anda stress. Bisa saja kalian akan saling bertukar solusi. Dia tahu jalan keluarnya, dan Anda paham masalah dia.

Cara ini juga ampuh untuk menjaring pertemanan. Bermula dari stress, teman pun bertambah. Asyik bukan? Namun ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan sebelum Anda menyapa orang yang belum dikenal di twitterland.

Pertama, tuliskan kata yang sopan. Jangan SKSD atau sok kenal sok dekat. Biasa saja. Laiknya Anda bertemu orang di jalan. Jangan membuat user tersebut makin stress dengan kehadiran Anda. Ke dua, jangan singgung masalah pribadinya. Atau Anda jangan masuk terlalu dalam ke persoalan pribadi.

Buatlah sebuah batasan. Pagar apa yang tak boleh diterobos. Jika Anda nekat, tak hanya user tersebut saja yang tambah stress. Mungkin Anda juga. Ke tiga, jika user tersebut tak merespon, jangan memaksa. Mungkin stress ia memang berat. Dan jangan banjiri dengan mention tidak penting. Mengapa tak mencari user lainnya?

Twitter dengan hanya 140 karakter sejatinya dapat mengusir stress. Tinggal bagaimana cara merangkai huruf demi huruf sebelum Anda mengicaukannya. Jika stress tak kunjung pergi, jangan berkecil hati. Coba terapkan langkah berikutnya pada ulasan selanjutnya.

Tulis Stress Kamu di Blog

Punya blog? Mengapa tidak mencurahkan tekanan dan masalah hidup Anda yang menyebabkan stress itu? Blog bisa dikatakan sebagai buku harian online. Kita bisa memanfaatkan media sosial ini untuk menulis. Namun yang harus diperhatikan, terapkan pagar privasi. Ingat, blog bisa dibaca oleh siapa saja. Seluruh pengguna internet dapat melihatnya. Untuk tutorial blog, silahkan kunjungi halaman Mangaip Blog.

Dengan demikian kita harus berhati-hati dalam menulis apa yang menyebabkan stress itu. Seperti langkah Facebook di atas, jangan menulis terlalu jauh akan persoalan yang menyangkut person. Jika memang ingin menuliskannya, gunakan nama alias. Jangan memakai nama sebenarnya. Anda tak mau tambah stress bukan jika orang tersebut membaca tulisan itu?

Pernah dengan istilah blog walking? Aktivitas ini juga dapat digunakan untuk mengusir stress. Bagaimana caranya? Kunjungi saja blog teman-teman Anda di dunia maya. Masuk, baca tulisan mereka, dan komentari. Mungkin Anda akan menemukan tulisan lucu, mencerahkan, memotivasi, atau bahkan curhat seorang blogger yang sedang mengalami kondisi yang sama dengan Anda, stress.

Komentari blog tersebut. Buat sebuah aktivitas dialog. Bukan tak mungkin sebuah solusi hadir dari sana. Saling berkunjung di blog sesama blogger selain dapat digunakan untuk memererat pertemanan, juga sebagai ajang silaturahmi online. Tak jarang aktivitas ini bahkan menjalar hingga ke ‘darat’. Atau kerap disebut kopdar.

Nah, tambah teman baru kan? Bukan nambah stress baru.

Stress Bareng Komunitas

Stress bareng? Apa maksudnya? Emang ada orang yang mau stress rame-rame? Tentu saja tidak ada. Stress bareng komunitas memiliki makna, mengapa Anda tak mencari suasana baru yang dapat mengusir galau tersebut?

Coba masuk ke komunitas di internet. Forum misalnya. Ambil contoh Kaskus. Forum ini hampir memiliki empat juta member. Pasti ada satu dari kaskuser yang dapat membantu Anda dalam mengusir stress.

Sub forum di Kaskus beragam. Sangat menarik. Tinggal mencari thread yang sesuai dengan suasana hati Anda. Sedeng stress karena sedih? Masuk saja sub forum Joke. Di sana Anda dapat menemukan kisah maupun gambar atau foto yang membuat tawa terpingkal-pingkal.

Salah satu sub forum Kaskus yang paling ramai adalah Lounge. Di sub forum ini kita akan menjumpai kabar berita dan peristiwa yang paling hot dan hangat dibicarakan penghuni dunia maya. Cobalah ke sana. Pasti stress tersebut akan surut.

Kaskus juga memiliki sub forum Kesehatan yang memiliki anak cabang Mind. Nah di sub forum Mind, kita bisa mencari pencerahan tentang stress. Khususnya soal mind, body, and soul. Dan langkah terakhir, jangan takut berbagi. Sharing is caring. Termasuk berbagi stress.

Tuliskan keluhan dan masalah Anda. Ingat, seperti batasan di topik sebelumnya. Jangan terlalu memaksa ke hal pribadi dan personal. Bukan tak mungkin dari thread yang Anda buat, sebuah solusi stress akan datang.

Kaskuser tak hanya datang dan pergi hanya meninggalkan sepotong kata Pertamax! Namun mereka sesungguhnya adalah juragan yang peka dan sudi berbagi. Bagaimana, asyik bukan usir stress lewat media sosial? Selamat mencoba!

1 comment for "Cara Usir Stress Lewat Media Sosial"

  1. great article, but there are a few articles you should visit:
    jatimTIMES

    ReplyDelete

Berlangganan via Email