Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Hati-Hati! Stress Kerja Meningkatkan Resiko Penyakit

Apa Anda menderita stress kerja? Hmm, asal tahu saja, hampir kebanyakan orang di zaman modern ini pasti menderita keadaan ini.

Mengapa begitu? Jawabannya karena beban pikiran pekerjaan seringkali membebani diri bahkan melebihi batas yang sudah seharusnya. Kalau beban tersebut terus saja ditumpuk akhirnya menjadikan beban itu stress kerja.

Hati-Hati! Stress Kerja Meningkatkan Resiko Penyakit

Hati-hati bila Anda seringkali membawa masalah kantor ke dalam urusan rumah Anda, atau Anda membawa urusan kantor ketika jam kerja Anda sudah selesai.

Hal itu hanyalah membuat Anda menumpuk masalah baru yang berakibat pada meningkatnya stress Anda. Itu berbahaya. Stress kerja yang terus menerus terjadi nantinya bisa menimbulkan macam-macam penyakit yang buntutnya bisa menyebabkan kematian.

Hmm, kira-kira penyakit apa saja yang melingkupi orang yang mengalami tingkat stress yang tinggi ya? Lalu bagaimana cara mengatasi stress dalam bekerja. Sepertinya untuk bahasan yang satu ini mesti dikulik habis. Yuk, kita kupas satu persatu.

Penyakit yang Melingkupi Stress Kerja

Ih, paling seram kalau kena penyakit. Walau itu penyakit yang ringan sekalipun karena dengan terkena penyakit, tubuh tidak fit dan tidak mampu beraktifitas dengan normal. Kalaupun sanggup, ada yang harus ditahan oleh tubuh dan beban mentalnya bertambah.

Makanya, tetap jaga tubuh. Bagi Anda yang keseringan kerja dan mengambil lembur, sebaiknya membaca ulasan tentang penyakit yang melingkupi lingkungan kerja Anda yang rawan stress.

Penyakit Hipertensi

Yup. Kalau keseringan kerja dan ambil lembur, bahkan terkadang sering lupa makan dan mengalami tekanan terus menerus, Anda berpotensi menderita hipertensi alias darah tinggi. Kinerja tubuh menjadi dipaksa meningkat, hingga jantung harus memompa darah lebih tinggi.

Kadar stresss juga ternyata meningkatkan hormon yang kemudian berakibat tekanan darah tinggi. Wah, bagaimana yah supaya terhindar dari penyakit yang satu ini? Jawabannya cuma satu, hindari stress kerja berlebih. Cukup makanan dan atur pola makan.

Lebih baik lagi bila Anda melakukan refreshing tubuh dengan memanfaatkan jalan-jalan diakhir pekan. Kurangi jam lembur Anda agar tubuh dan otak bisa beristirahat. Satu lagi, yang paling penting cukupkan tidur Anda. Tidak perlu berlebih, cukup 5 jam dalam semalam tubuh Anda sudah mendapat asupan tidur yang cukup.

Penyakit Maag

Maag disebabkan meningkatnya asam lambung karena telat makan, terlalu banyak makan yang asam-asam, dan stress. Lho, kok stress bisa memicu maag?. Yup, karena tingkat stress malah memicu lambung memproduksi asam lebih banyak. Akibat asam yang terlalu kuat menyebabkan dinding lambung jadi terluka. Bahkan produksi asam berlebih bisa menyebabkan sesak napas karena tekanan dari lambung.

Hmm, mengerikan juga ya kalau sakit maag? Solusi terbaik menghindari sakit yang satu ini, tentu saja jangan sampai pekerjaan Anda di kantor membuat tingkat stress Anda meningkat. Selain itu, yang terpenting adalah selalu tepat waktu ketika makan, dengan porsi secukupnya. Jangan berlebihan. Hindari makan yang mengandung asam dan soda. Perbanyaklah minum air putih.

Penyakit Migrain

Penyakit yang satu ini seringkali menimpa kaum hawa, namun bukan berarti para adam tidak akan mengidapnya. Migrain adalah sakit kepala sebelah yang bila menyerang rasanya dahsyat sekali. Biasanya migrain terjadi secara tiba-tiba dan tidak diketahui penyebabnya. Namun, stress disinyalir merupakan salah satu indikasi yang membuat Anda lebih mudah terserang migrain.

Namanya sakit, walaupun itu hanya sakit kepala namun efeknya tetap akan mengganggu kegiatan Anda. Bisa-bisa malah Anda akan merasa tidak nyaman dan inginnya marah-marah melulu. Sebaiknya mulai sekarang Anda harus meminimalisasi stress saat bekerja. Terutama untuk kaum hawa, hindari stress berlebih dan tetap rileks.

Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal? Wah, kok ada batu di dalam ginjal. Jangan salah, batu ginjal ini bikin sakit pinggang Anda, sampai melilit-lilit. Anda juga akan kesulitan kencing. Batu ginjal bisa terjadi karena Anda kurang mengkonsumsi air putih. Bisa juga karena terlalu banyak mengkonsumsi air berwarna dan bersoda.

Duduk terlalu lama di depan meja komputer juga membuat Anda berpotensi menderita batu ginjal. Bila Anda di ruang kerja lebih banyak duduk, maka Anda harus sering berdiri. Cobalah berjalan selama lima belas menit sebelum duduk kembali. Terlalu lama duduk dan menghadap komputer cuma akan membuat mata Anda kelelahan.

Rasa lelah akan meningkatkan stress kerja yang tidak perlu. Buat diri Anda senyaman mungkin ketika bekerja. Hal yang terpenting adalah banyak minum, apalagi kalau Anda berkerja di ruang ber-AC.

Penyakit Jantung

Stress kerja bisa memicu penyakit jantung. Lho, kok bisa? Tentu saja bisa. Intinya, segala sesuatu yang menuju ke arah pada tekanan dan tingkat stress yang tinggi akan memicu jantung Anda bekerja lebih keras. Stress kerja juga menciptakan rasa tidak nyaman yang membuat Anda lebih cenderung gelisah, pemarah dan selalu lesu.

Kinerja jantung dipaksa bekerja keras dan stress malah meningkatkan hormon tubuh yang buruk untuk bekerja dan mengganggu kinerja tubuh Anda, akibatnya jantung Anda pun bisa kena masalah. Wah, Kalau sudah tahu seperti itu, maka mulai sekarang Anda harus bersikap rileks, jaga tubuh Anda sendiri. Siapa lagi yang akan menjaga tubuh Anda selain diri Anda bukan?

Cara Mengatasi Stress Kerja

Setelah mengetahui bahwa stress kerja hanya mengundang penyakit, jadi sedikit takut, bukan? Namun, jangan pula menjadikan diri Anda takut bekerja atau malah memilih untuk tidak peduli. Selalu ada cara kok untuk menghindari stress kerja, terlebih stress kerja karena hal yang remeh temeh.

Dalam bekerja tentu diperlukan sikap enjoy. Kalau tidak enjoy bagaimana Anda bisa menikmati pekerjaan Anda. Jadikan pekerjaan itu sebagai sesuatu yang menyenangkan. Memang, tidak selalu memulu hal menyenangkan yang kita temui di kantor, tapi jadikan kerja sebagai cambuk untuk berprestasi. Bila merasa tempat Anda bekerja tidak memberikan rasa nyaman dan Anda tertekan. Sepertinya melayangkan surat pengunduran diri bisa menjadi pilihan.

Pekerjaan dan bertemu dengan orang yang sama terus menerus juga membosankan. Terlebih bila kerjaannya itu-itu saja. Maka dari itu, pergunakan waktu liburan Anda untuk memanjakan diri. Melakukan hobi, jalan-jalan ke taman, membuat perkumpulan, atau bertemu rekan lama. Mudah-mudahan rasa stress yang Anda alami dikala bekerja bisa terobati.

Uang. Hmm, ini bisa jadi faktor untuk membuat Anda menyenangi pekerjaan Anda dan bersemangat. Kalau Anda merasa tidak begitu menyukai pekerjaan Anda, Anda bisa menggali sesuatu yang sekiranya bisa membuat Anda menyukainya, seperti gaji atau bonus yang akan Anda terima bila Anda bekerja dengan baik.

Jadikan itu motivasi dan jangan pernah membawa pekerjaan Anda pulang. Hargai diri Anda, cukupkan pekerjaan Anda hanya ada di kantor, tapi tidak akan mempengaruhi kehidupan Anda setelah keluar dari kantor. Anda memiliki keluarga yang juga membutuhkan waktu Anda. Bila Anda memberikan 90 persen waktu Anda untuk kantor, rasanya hidup akan jadi sia-sia.

Cara yang tak kalah penting dalam menghindari stress kerja adalah rasa syukur. Memiliki perasaan bersyukur terhadap apa yang Anda terima akan membuat Anda lebih rileks dalam menikmati semua pekerjaan Anda. Jadinya Anda tidak memaksa diri Anda melebihi kapasitas sehingga menggundang stress kerja.

Bila Anda tidak tahan dan tidak merasa cocok di kantor tempat Anda bekerja, Anda bisa meminta berhenti. Namun, janganlah setelah berhenti, Anda malah merindukan stress kerja. Berhenti bekerja di kantor bukan berarti Anda berhenti bekerja seluruhnya.

Dengan berhenti bekerja, Anda bisa mencari atau mungkin membuka peluang kerja sendiri. Dengan begitu waktu kerja Anda yang mengatur, dan Anda pasti lebih sanggup dalam meminimalisasi stress kerja Anda, karena Andalah pemilik usaha tersebut. Jadi, selamat mencoba.

Post a Comment for "Hati-Hati! Stress Kerja Meningkatkan Resiko Penyakit"

Berlangganan via Email